A TRAVELER WITH GREAT ADVENTURES EXPLORING MOUNTAINS, BEACHES AND CULTURES

MY KAFE WRITER

Ajaib Hidup Ini.
Sebuah dunia untuk setiap perjalanan mengandung setiap langkah, setiap tarikan dan hembusan napas, setiap denyut nadi, setiap denyut jantung, setiap tetes keringat, ada makna, ada proses, ada pembelajaran, ada spiritualitas, ada senyuman, ada tangisan dan ada cerita
Recent Tweets @aarievo
Who I Follow

Pulau Langkawi ini letaknya di utara Pulau Penang, berbatasan langsung dengan Thailand Selatan. Penerbangan dari Penang ke Langkawi juga hanya 30 menit. Itu rasanya kaya baru aja duduk eh udah disuruh turun lagi. Kali ini kami mencoba penerbangan lokalnya Malaysia, Fireflyz. Pesawat baling-baling kecil, mungkin muat 30an orang tapi lumayan nyaman kok. Meski menurut ku mba-mba pramugarinya engga banget hehe…

Lapangan terbang Langkawi cukup luas dan bangunan airportnya juga cukup luas dan modern. Sempet ke money changer dulu karena keabisan ringgit, gegara nukerin pake dolar Singapore eh malah dikira orang sing ma petugas money changernya yang super ramah dan baik itu. “You stay here? Good, welcome to Langkawi and enjoy your holiday”, begitu dia bilang hehe…

Transportasi umum utama disini adalah taksi. Namun alangkah baiknya menyewa mobil saja, bisa irit kalo mau kemana-mana. Di bandara sudah ada stand-stand penyewaan mobil kok, tinggal pilih mau mobil jenis apa. Dari bandara ke kota sebenarnya lumayan agak jauh, namun karena jalanan di Langkawi ini bagus, lebar, mulus dan masih jarang mobil jadi bisa ngebut selama 20 menitan saja. Kota Langkawi sendiri merupakan kota kecil tapi modern, liat saja banyak resort mewah berdiri disini, bagus-bagus lagi, ada mall dan Jetty aka pelabuhan ferry yang modern.

Hotel kami namanya hotel Bahagia, kami mendapat harga murah meriah cuma 99 ribu, semakin bikin hati kami bahagia dengan harga murah itu hahaha. Bikin ngiler ga tu. Kamarnya bagus, bersih dan nyaman. Menu sarapannya pun memuaskan. Dan yang ga kalah penting, di dalam hotel ini terdapat marketnya, jadi kalo butuh apa-apa bisa meluncur kesitu.

Mau keliling Langkawi dalam satu hari, bisa banget. Yang wajib dikunjungi adalah Dataran Lang. Kenapa dinamakan Dataran Lang, konon jama dulu pulau ini endemik burung elang. Langkawi sendiri berasal dari kata Lang yang berarti elang dan kawi yang mempunyai arti tua. Ditempat ini terdapat maskotnya kota Langkawi berupa patung burung elang raksasa yang menghadap ke laut. Dataran Lang ini bersebelahan dengan Jetty. Dan didekat Dataran Lang ini ada Taman Legenda Langkawi.

Selanjutnya  ke arah Awana resort, pemandangan laut dari sini bagus banget, betah rasanya disini, cuma panasnya aja yang ga bikin betah. Berkeliling disini sangat-sangat memanjakan mata dan memanjakan para pecinta fotografi karena setiap sudut indah untuk diabadikan. Apalagi difoto panoramic, wuihhhhh….cakep bener.

Agak keluar kota melewati bandara, kita menuju tempat wajib dikunjungi di sini yaitu Langkawi Cable Car yang terletak di Oriental Village.  Tiket masuk sebesar RM 30 untuk dewasa, RM 15 untuk anak-anak, itu harga non Malaysian yah. Pengalaman seru naik gondola ke puncak gunung dan bisa melihat pemandangan alam Langkawi 360 derajat. Sedikit agak ngeri memang apalagi buat yang mempunyai masalah dengan ketinggian. Itu pun yang sedikit kami alami, cuma bisa cengar cengir aja di dalam gondola, tapi tetep ya foto-foto hehe….Pemandangan dari atas gunung benar-benar luar biasa. Rasanya males buat turun lagi hahaha….apalagi mengingat perjalanan turun naik gondola dari puncak gunung ini…huaaaaaaaaa……… *plis jangan dibayangin, banyangin wajah gantengku aja #okesip

elajah 

Ga jauh dari Langkawi Cable Car ini, ada Seven Well Waterfall. Ini gratis masuknya, itu berdasar pengalaman kami ya, hanya bayar parker mobil saja. Jalanan ke arah air terjun ini sungguh keterlaluan karena nanjaknya ga tanggung-tanggung, nanjak banget. Kami pun cuma sampai di air terjun pertama saja, dan air terjunnya unik…suka..suka..suka…sama alam sekelilingnya. Langsung ilang deh capek nanjaknya hehe… What a nice scenery.

Jangan lupa sebelum kembali ke kota mampir dulu di Perdana Quay dan santai sejenak di Pantai Kok menikmati laksa, rojak dan es cendol ditemani kejadian alam lainnya yang tak kalah cantik, sunset yang luar biasa. Pantai lain yang cukup popular disini adalah pantai Cenang, kawasannya mirip Kuta Bali. Namun menurutku alam dan pantai di Indonesia masih jauh lebih bagus daripada yang ada disini. Noted!

Pengalaman makan malamku di Penang pun berlanjut di Langkawi ini. Maksudku disini kalap makannya hahaha….Klo di Penang aku bisa makan kwe tiau goreng lanjut makan nasi lemak, di Nasi Kandar pak Haji Ismail Langkawi ini aku makan kwe tiau goreng lanjut martabak, ajib bin kenyang nyang nyang hehehe…tak lupa makannya pun beratapkan langit, benar-benar menikmati hidup deh. Temenku bilang, ingat kolesterol. Aku pun menjawab, Kolesterol? Apa itu kolesterol pas liburan gini haha…..

Esok pagi sebelum kembali ke Kuala Lumpur, kami sempatkan berkeliling ke Langkawi bagian utara yang belum kami jelajahi, ke arah Tanjung Rhu, Pantai Air Itam dan ke market untuk beli coklat. Kabarnya barang-barang di Langkawi ini bebas cukai, jadi harganya juga lebih murah. So lets go kita borong coklat…

  1. farafaya reblogged this from arievo
  2. arievo posted this